foto : google 17.30 Orang itu sudah sepuh Pulang bekerja dengan peluh Tersenyum... Tak terdengar mengeluh 17.45 Biasa ku panggil Emak Tiap ku sapa Biasanya merah jingga Menimpali menyoroti wajahnya 17.50 Adzan bergemuruh Cahya merah jingga tak luruh Pergi! Ku suruh 17.55 Malah diam saja Merah jingga Mau menghibur emak?
RGI19 - Depok Di awal pertemuan, seperti biasa orang-orang menganggapku bak seorang tahanan yang baru keluar dari bui. Bibir tak lemparkan semyum, kulit gelap dan bekas codet di pipi sebelah kanan. Aku yang kaku jika bertemu orang baru memang seperti itu. 1 bulan pertama saja sudah ada yang komplain, "senyum dong woy". Dalam hatiku "gimana senyum kalo gak ada sesuatu yang lucu". Berjalannya waktu orang-orang mulai paham. Cepat dekat dengan teman wanita ya begit ulah aku, mitos punya tai lalat di bibir seakan bukan sebuah kebetulan. Banyak bicara, apalagi topik yang dibahas adalah sesuatu yang disuka. Teman pria itu kaku! Mind set yang melekat di otak kanan ku. Tapi ada juga teman yang tidak begitu, yang seru itu kalau bahasan wanita dengan seluk beluknya. Hehehe Waktu cepat! 6 bulan perjalanan kami menjadi santri turut mendewasakan diri. Tak tahu kenapa di detik-detik perpisahan makin terjalin kedekatan. Tak ingin pisah, semuanya akan pergi dan kembali...